Jaringan (network) pada dalam bidang komputer diartikan sebagai dua atau lebih komputer yang saling berhubungan sehingga dapat berkomunikasi dengan tujuan menimbulkan suatu efisiensi, sentralisasi, dan optimasi kerja. Jaringan berfungsi untuk mengatur hubungan antara pengirim fan penerima sedemikian rupa sehingga keduanya dapat saling berkomunikasi. Jaringan juga dibutuhkan untuk saling tukar resource, yang dalam hal ini adalah data, printer, file dan lain-lain.
Dilihat dari ruang lingkupnya dan jangkauan jaringan dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
- WAN ( Wide Area Network )
Merupakan gabungan dari beberapa LAN yang ruang lingkupnya tidak hanya pada satu lokasi saja, akan tetapi bisa juga pada beberapa lokasi lainnya. WAN membutuhkan minimal satu server pada setiap LAN dan menimal satu server untuk lokasi berbeda yang membentuknya.
- LAN ( Local Area Network )
Hanya ada satu atau server dan ruang lingkupnya hanya terdapat pada satu lokasi atau gedung.
- INTERNET
Merupakan sekumpulan jaringan yang tersebar di seluruh dunia yang saling berhubungan satu dengan yang lain sehingga membentuk suatu jaringan.
- INTRANET
Merupakan gabungan dari LAN,WAN dan internet, karena jaringan ini melayani layanan internet pada terminal klient. Bedanya adalah jika intranet hanya melayani organisasi tertentu saja.
Jaringan komputer dibagi menjadi 7 lapis layer sesuai fungsinya atau sering disebut dengan 7 layer OSI, ketujuh layer tersebut antara lain :
- Lapisan 7 OSI : Application Layer
Lapisan ini berfungsi untuk menyediakan layana langsug yang mendukung user. Misalnya adalah e-mail, file dan akses ke database.
- Lapisan 6 OSI : Presentation Layer
Layer ini berfungsi untuk menerjemahkan, mengkompresi, dan enkripsi (pengkodean) data. Pada layer inilah data-data akan diproses dan diubah formatnya ke format lain yang dibutuhkan oleh lapisan dibawahnya nantinya, misalnya ASCII, JPEG, MPEG dan lain sebagainya.
- Lapisan 5 OSI : Session Layer
Lapisan ini berfungsi untuk mengkoordinasi komunikasi antar sistem yang meliputi membuka, memproses dan menutup sesi.
- Lapisan 4 OSI : Transport Layer
Lapisan ini memungkinkan paket data yang terkirim tanpa kesalahan dan tanpa duplikat.
- Lapisan 3 OSI : Network Layer
Lapisan ini merupakan penentu jalur pengiriman dan meneruskan data ke alamat peralatan lain yang berjauhan.
- Lapisan 2 OSI : Data Link Layer
Lapisan ini mengatur binary data menjadi logical group. Sehingga data yang dikirim dalam bentuk frame.
- Lapisan 1 OSI : Physical Layer
Lapisan ini semua spesifikasi yang berkaitan dengan cara menghubungkan kabel jaringan tertentu dan penerapannya.
Setiap lapisan dibuat agar hanya mengatur layanan yang bekerja pada lapisan tersebut saja, sehingga seolah-olah seriap lapisan berdiri sendiri. Hal ini bertujuan agar mempermudah pembuatan program untuk jaringan.
Topologi jaringan
Topologi jaringan adalah denah bagaimana kita menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Topologi yang sering digunakan pada umumnya jaringan antara lain :
- Topologi Bus
Topologi jenis ini, komputer dihubungkan secara berantai satu dengan yang lainnya dengan perantara kabel yang umumnya menggunakan kabel koaksial jenis RG-58. Pada topologi ini, ujung-ujung kabel koaksial harus ditutup dengan hambatan agar menghindari kemungkinan terjadinya gangguan yang mengakibatkan kemacetan pada jaringan.
Keuntungan dari topologi ini adalah mudah dalam instalasi dan alokasi biaya yang cukup murah, karena kita hanya membutuhkan kabel koaksial, konektor dan tahanan saja.
Sedangkan kerugian dari topologi ini adalah jika terjadi kerusakan pada jaringan akan sulit untuk dilacak meskipun kerusakan tersebut hanya pada satu komputer saja. Selain itu, jika terjadi kerusakan pada satu komputer, akan menyebabkan rusaknya seluruh jaringan tersebut sehingga sangat merugikan pengguna lain.


- Topologi Star
Topologi jenis ini, komputer dikonsentrasikan pada suatu peralatan khusus/ terminal yang terhubung dalam jaringan. Peralatan tersebut biasanya berupa switch.
Keuntungan menggunakan topologi ini adalah jika terjadi kerusakan akan mudah dilacak dan bila terjadi kerusakan pada satu komputer tidak berpengaruh pada jaringan sehingga pengguna lain bisa terus menggunakan jaringan tersebut.
Kelemahan menggunakan topologi ini adalah karena topologi ini memerlukan suatu konsentrator maka diperlukan biaya tambahan.
- Topologi Ring
Topologi ring merupakan representasi dari topologi bus yang kedua ujungnya disambungkan. Topologi ini diciptakan untuk mendukung token ring yang diciptakan oleh IBM.
- Topologi Kombinasi Star-Bus
Topologi ini merupakan gabungan dari topologi bus dan topologi star dimana konsentrator-konsentratornya saling dihubungkan. Hubungan antar konsentrator tersebutlah uang sebenarnya menjadi tulang punggung jaringan tersebut hingga menyerupai topologi bus.
Peralatan jaringan
Dari topologi diatas, untuk suatu jaringan yang komplek memerlukan suatu peralatan agar bisa memenuhi kebutuhan. Peralatan tersebut dipilih berdasarkan keperluan jaringan tersebut. Berdasarkan kegunaannya, peralatan tersebut digolongkan sebagai berikut :
- Repeater
Repeater digunakan untuk memperkuat sinyalyang dikirim untuk dapat diteruskan ke komputer lain pada jarak yang jauh. Semakin jauh jarak pengiriman, maka akan semakin kecil pula sinyal dari pemancar. Repeater hanya bekerja untuk memperkuat sinyal saja tanpa bisa menentukan tujuan akhir sinyal tersebut dikirim. Repeater umumnya digunakan pada topologi bus, dimana repeater berguna untuk memperkuat sinyal dari satu segmen ke segmen kabel lainnya.
- Hub
Fungsi dan karakteristik hub sama dengan repeater, yaitu memperkuat sinyal tanpa tahu tujuan sinyal tersebut. Yang membedakan antara hub dan repeater terletak pada jumlah port alat tersebut. Hub memiliki sejumlah port maka dari itu hub sering disebut dengan multiport repeater.
- Bridge
Bridge merupakan alat yang berfungsi untuk membagi jaringan menjadi dua segmen yang lebih kecil. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan pada jaringan yang diakibatkan oleh semakin banyaknya lalu lintas data pada jaringan karena bertambah banyaknya komputer yang terhubung pada jaringan tersebut.
- Switch
Pada dasarnya cara kerja switch sama dengan bridge. Yang membedakan adalah pada switch terdapat banyak port sehingga switch disebut juga multiport bridge.
- Router
Router memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi jika dibandingakan dengan keempat alat diatas, selai itu juga mampu meneruskan data ke alamat tujuan yang berada pada jaringan yang berbeda. Router meneruskan paket data tersebut berdasarkan alamat logic seperti IP Address.








No comments:
Post a Comment